Horas... mjuah-juah...

Berbagi, berdiskusi, berdamai dan berimplementasi.

Diberkati dan memberkati dalam DIA

Rabu, 21 Juli 2010

Mazmur 49, 2-14

Refleksi pemazmur tentang kebaikan Tuhan kepada semua orang, di mana orang kaya yang diberkati Tuhan justru menjadi congkak dan kasar, bahkan mempertanyakan keberadaan Tuhan, dengan berkata 'di manakah Tuhan ?' namun masih terus berkembangng, semakin kaya, makanan dari hasil pemerasan bukan membuatnya semakin sehat, makin tambun dan makin makmur. Hati bisa iri dengan keberadaan orang kaya yang congkak. Tapi apakah itu benar? Pemazmur berkata: setelah kuperhatikan yang di bawah kolong langit, tidak ada yang dapat menambah umurnya, memperpanjang nafasnya dengan uang dan harta kekayaannya, tidak orang berhikmat atau orang bodoh yang bisa menyingkir dari kematian, semua akan menghadap pada maut. Tapi hidup orang benar tidak berakhir pada kegelapan maut, masih harapan bersama sang pencipta, sebaliknya orang congkak dan tinggi hati berakhir di gulitanya maut. Akhirnya pemazmur menyimpulkan: 'lebih hidup benar, sebab orang yang benar mempunyai pengharapan yang pasti akan masa depannya'. Menjadi orang benar tidak perlu kuatir atau takut pada orang kaya, hidup yang tidak berhikmat seumpaa binatang yang hanya menggemukkan diri dengan makanan hasil pemerasan, tapi orang benar di pimpin Tuhan memaknai hidup,menikmati makanan dan minuman dari hasil jerih payahnya sebagai anugerah Tuhan.

Hiduplah dalam Tuhan, dan nikmati berkat Tuhan dengan bertindak benar, adil dan peduli kehidupan dan alam sekitar.

Tuhan memberkati!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar